Rabu, 05 Mei 2010

JAKARTA MODS MAYDAY 2010



"We are the mods, we are the mods, we are we are we are the mods..."kata-kata yg dilontarkan oleh sejumlah anak muda di inggris dlm film Quadrophenia. Film ini jugalah yang menjadi salah satu inspirasi terjadinya gerakan Mod Revival pada akhir tahun 1970an di Inggris yang diikuti oleh Amerika pada awal tahun 1980an. Mods, yang awalnya dikenal dengan "modernis" adalah sebuah budaya subkultur yang berasal di London, Inggris pada akhir 1950-an, yang kebanyakan diaplikasikan oleh kelas pekerja. Elemen-elemen yang mengakar pada subkultur Mod itu sendiri meliputi:
- Fashion, tailor-made suit,
- Musik pop, termasuk African American soul, Jamaican ska, British beat musik dan R&B.
- dan, elemen terpentingnya adalah Skuter, dapat berupa motor skuter Italia, Vespa, juga Lambretta
Dari pertengahan hingga akhir 1960-an dan seterusnya, media massa sering menggunakan istilah mod dalam arti yang lebih luas untuk menggambarkan segala sesuatu yang diyakini menjadi populer, modis atau modern.
Saat ini, gaya hidup MOD sangat global dan dapat ditemukan di hampir semua bagian dunia, termasuk Indonesia. Untuk menghargai kelas pekerja dari semua lapisan masyarakat, setiap tahun, MODS, menyelenggarakan acara yang disebut MODS MAYDAY setiap tanggal 1 Mei secara serentak di seluruh dunia.
Dan pada kesempatan kali ini, Indonesia tidak ingin ketinggalan dalam berpartisipasi. Pada tanggal 1 dan 2 Mei 2010, diadakanlah MODS MAYDAY JAKARTA 2010 - "Ride With Pride", yang juga menjadi bagian dari perayaan dunia untuk memperingati hari buruh melalui musik dan skuter.

LONELY LIFE



Terbentuk pada pertengahan tahun 2003, dengan mempunyai visi dan misi bermusik yang sama atas kecintaan terhadap musik punk yang dapat mewakili ekspresi dan kreatifitas kami, dibentuklah sebuah band dengan konsep aliran punk rock/melodic punk/hardcore (or whatever you say!) yang bernama LONELY LIFE yang berarti kesendirian hidup. Maksudnya adalah kesendirian hidup dapat memberikan berbagai makna yang dalam dan berarti bagi kami, seperti berusaha mandiri dalam menghadapi dunia dewasa yang individualis. Terpengaruh oleh band-band seperti Useless ID, Sick Of Change, Rufio, Greenroom, Lagwagon, The Ataris, No Use For A Name, Slick Shoes, Endzweck, Sicktrick, Forus.


Band Members are :

  • D. Ranto Eko Wibowo
    (24-years-oldman / drunken master / dog lover / piaggio vespa P150X / love sport)
  • Mochammad Iqbal
    (drop out college soon!!! / kindly antagonis / sketch book)
  • Eris Wahyudianto
    (dont know what to do / drunken master 2 / down syndrome / never get driving licensed / PS2: "guitar hero")
  • Deni Azhari
    (perfectionist / beer lover / dumb and drummerer / tshirt then print it!)